RASA SENANG ITU BAHAYA

 

Dunia yang paling berbahaya adalah dunia yang dipenuhi dengan rasa senang, karna dengan begitu semua kemungkinan menyakitkan seakan tidak pernah lagi ada namun kenyataannya banyak sisi yang bisa berubah jadi petaka yang menjatuhkan. Sekuat apapun manusia menghindar dari kegagalan, mereka akan tetap menemukan jalan untuk jatuh tapi tentunya jalan untuk bangkit tetap melambai disebrang sana. Hati-hati kepada hati yang senang, wasapadalah pada setiap lekuk indah kehidupan sebab dunia hanya menyuguhkan hal-hal yang fana dan tentu tidak selamanya. Yang senang akan sedih dan yang sedih akan senang kembali. Berputar diporos-poros kehidupan banyak insan, mengitari roda-roda kehidupan banyak kepala membuat kita tidak bisa berpikir jernih jika sedang senang.

Rasa senang juga bisa menimbulkan banyak prasangka seperti cepat merasa puas dan kehilangan minat untuk mengetahui sisi kelam dunia. Padahal dari kelam kita belajar banyak tentang sabar. Meski setiap orang selalu ingin senang tapi apakah semesta begitu saja mengabulkan? Tentu saja tidak. Banyak hal-hal yang harus dilalui bahkan harus kembali dilalui ketika senang.

Banyak orang berjanji ketika senang dan ingkar setika keadaan sudah tidak lagi dibatas ambang itu, tidak sedikit manusia yang lupa bagaimana rasanya membuat kesepakatan saat sedang senang agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan. Kebanyakan dari sifat alami manusia itu berjanji ketika senang dan membuat keputusan ketika sedang marah, begitulah yang aku sadari dari seorang manusia.

Ada banyak cara dalam menikmati rasa senang tidak melulu soal hal-hal yang membahagiakan namun juga belajar mensyukuri hal-hal baik yang sudah dialami karna tidak semua orang bisa merasakan hal itu dan prihatin atas kenyataan buruk yang diterima beberapa insan yang kurang beruntung. Itu sebabnya jika kita tidak bisa mengelola rasa senang dengan baik kita hanya akan termakan dengan ekspetasi tinggi yang diciptakan seorang diri, lalu yang terjadi malah kembali sedih dan menyalahkan diri sendiri.

Faktanya 

Kita boleh merasa senang tapi ingat senang juga harus tetap wajar dan masuk akal

Rasa senang itu bahaya, jika tidak dikelola

Rasa senang juga bisa jadi petaka, bagi ekspetasi kita terhadap dunia dan orang-orang tercinta

Tetap berpikir positif tanpa melupakan kenyataan yang tidak terduga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meninggalkan Rumah