DUNIA BEROTASI


Hari-hari terlewati sama seperti sebelumnya hanya saja banyak yang berubah, entah bagaimana bisa perubahan itu terjadi begitu signifikan sampai-sampai banyak hal-hal menyenangkan berlalu tanpa ada bekas sedikitpun.

Segala perubahan sikap dan sifat mulai terjadi disetiap harinya, banyak pernyataan dan kebingungan yang terjadi, entah ini salah siapa. Aku atau kamu dan mungkin ini salah kita berdua.

Setiap manusia tentu tidak munafik, bahwa segala yang berjuang memang paling keras diawal tapi tidak memungkinkan setelahnya mereka yang sadar akan terus berjuang sampai akhir. Namanya juga manusia, namanya juga mood seseorang pasti punya pasang surutnya sendiri entah semakin baik atau justru malah semakin buruk dan posisi kita ada ditengah-tengah.

Senja yang pada saat itu kamu janjikan untuk tetap hadir dilangitku kini perlahan mulai terbenam oleh prasangka-prasangka yang aku asumsikan sebab perubahan itu datang tanpa permisi, membuat seluruh buluk kuduk merinding tidak karuan.

Pada dasarnya dunia dan bumi yang kita duduki saat ini berotasi, punya dua sisi dan tidak bergerak hanya disatu keadaan. Senang yang membahagiakan bisa berubah jadi rasa senang yang bahaya. Manusia harusnya segera sadar bahwa adanya perputaran rotasi bumi gunanya untuk membangunkan, mengguncangkan, dan menjatuhkan segala asa yang telah dibangun dengan sempurna.

Situasi dan kondisi adalah masalah besar dalam perjalanan hidup manusia, segala hal yang telah indah disusun bisa runtuh hanya karena situasi dan kondisi yang tidak mendukung. Sekeras itu keadaan mengguncangkan hati para insan yang tidak punya pengalihan. Dunia memang luas, banyak rupanya tapi segala bentuk yang beda itu bisa menghancurkan sisi-sisi baik yang sudah ditata dengan rapi atau bahkan hancurnya suatu keadaan bisa cepat membaik karena dunia yang berotasi. Menguatkan banyak insan lewat suasana, cuaca, bahkan hanya dengan gemiris yang bagi beberapa orang tidak berarti, hanya bikin pusing.

Rahasia menjaga kesimbangan bumi adalah dengan mengontrol tingkah laku makhluk yang hidup di dalamnya. Senangnya harus seimbang dengan sedihnya. Jangan terlalu banyak senang atau sedih. Seperti kata-kata legend yang selalu mampir ke teliga setiap orang bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Jika situasi terlalu mencekam saat ini maka memutar lagu-lagu kenangan atau sekedar membaca pesan lama bisa mengubahnya jadi cerita yang kembali bahagia, mungkin. Banyak cara sebenarnya dalam mengalokasikan pikiran negatif kembali ke positif salah satunya adalah dengan menyadari bahwa dunia berotasi, berputar mengililingi kepala manusia yang banyak egonya.

Bagaimana kini nasib sang rindu yang biasanya tak mampir ke ruang hati berlama-lama, sekarang seberkas rindu telah menumpuk diujung-ujung waktu panjang yang tak kunjung jadi jawaban.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meninggalkan Rumah